10 tanaman langka yang masih tumbuh di indonesia



10-tanaman-langka-yang-masih-tumbuh-di-indonesia


Indonesia populer dengan negara yang mempunyai keberagaman hayati. Tanah yang subur disokong dengan keadaan agroklimat yang memberikan keuntungan, membuat beberapa tanaman tumbuh di negara ini.

 

Berdasar keterangan di jurnal Buana Sains 10(2), Indonesia mempunyai 10% dari spesies bunga di dunia. Jumlah itu sudah pasti bukan angka yang sedikit.

 

Tidak cuma bunga, Indonesia mempunyai macam tipe tumbuhan yang hidup di beberapa daerah. Beberapa tanaman yang tumbuh di Nusantara bahkan juga dikatakan sebagai tumbuhan sangat jarang karena komunitasnya yang sedikit.

 

Oleh karenanya, tanaman sangat jarang jadi flora fokus yang diproteksi. Kehadirannya dijaga dan dipantau oleh faksi berkaitan. Komunitasnya juga jadi perhatian khusus, supaya beberapa tanaman itu masih tetap lestari.

 

Mencuplik dari buku "Tumbuhan Sangat jarang Indonesia: 50 Tipe Tumbuhan Terancam Musnah" yang di keluarkan oleh LIPI Press, ada banyak contoh tumbuhan sangat jarang di Indonesia. Berikut penuturannya.

 

1. Pinang Hutan

 

Pinang kipas tumbuh dengan tinggi capai 17 mtr. dan diameter tangkai 10 sampai 12 cm. batangnya warna cokelat dan warna daunnya bervariatif dimulai dari hijau tua sampai gelap kehitaman.

 

Tanaman ini dapat ditemui di Sulawesi. Banyaknya benar-benar terbatas, di wilayah aslinya komunitasnya bahkan juga kurang dari 10 pohon. Eksplorasi untuk jadi tanaman hias, tanpa usaha penanaman menjadi lagi penyebab kelangkaan pinang rimba.

 

2. Palem Kipas

 

Tanaman ini umumnya dipakai sebagai tanaman hias di kasusngan rumah atau taman kota. Palem kipas mempunyai wujud yang cantik. Tanaman hias ini cukup susah untuk diperbudidayakan hingga komunitasnya sedikit. Disamping itu, pembalakan liar di wilayah Kalimantan jadi penyebab kelangkaan tipe tanaman hias ini.

 

3. Pakis Hanoman

 

Tumbuhan paku ini rupanya masuk ke barisan tanaman sangat jarang. Factor pemicu kelangkaan yakni peralihan peranan komunitas yang membuat anakan dari tanaman namanya latin Cibotium baromentz ini jadi mati. Bila anakan tidak ada yang hidup, karena itu komunitasnya akan makin turun dari hari ke hari.

 

4. Kantong Semar

 

Ada beberapa spesies dari kantong semar yang hampir musnah. Tanaman ini lebih banyak yang mengincar tetapi produktifitasnya rendah. Hingga komunitasnya di alam sedikit. Walau telah banyak orang yang dapat membudidayakan tanaman ini, tetapi banyaknya juga masih tetap sedikit dan di pasar harga lumayan mahal.

 

5. Keruing

 

Keruing sebagai tanaman sangat jarang yang diproteksi di Indonesia. Status darurat yang dipunyainya, membuat tanaman ini harus dijaga secara baik. Keruing sebagai tipe kayu komersial yang sudah lama dieksplorasi.

 

Hal yang membuat komunitasnya sedikit yakni ekploitasi terlalu berlebih dan pindah peranan komunitas. Tanaman ini mempunyai daur hidup dan proses reproduksi yang sulit.

 

Sebagai usaha untuk menahan kemusnahan, sekarang ini keruing cuman berada di tempat pelestarian. Tempat itu lokasinya cukup susah dicapai. Hal itu mempunyai tujuan untuk meminimalkan berlangsungnya ekploitasi.

 

6. Ki Aksara

 

Ki aksara sebagai nama tumbuhan sangat jarang di Indonesia seterusnya. Ki aksara atau Macodes paetola (Blume) Lindl umumnya tumbuh di rimba lembap dan basah yang tidak mempunyai musim kering panjang.

 

Di Indonesia, tanaman ini dapat ditermukan di Jawa, Sumatera, Bali, dan Flores. Tanaman ini terhitung tumbuhan yang diproteksi sesuai PP Nomor 7 Tahun 1999.

 

Kerusakan rimba hujan tropis karena penyebarangan liar jadi penyebab kelangkaan tanaman ini. Dijumpai tanaman ini tidak pernah dilaksanakan karena tanaman ini cukup susah menyesuaikan dengan lingkungan baru.

 

7. Durian Anggang

 

Kemungkinan kita tidak asing dengan tanaman durian. Buah yang mempunyai wewangian ciri khas ini umumnya dijumpai di bulan-bulan tertentu karena bukan tanaman yang dapat berbuah selama setahun.

 

Tetapi siapa kira, rupanya ada tipe durian yang masuk ke kelompok tanaman sangat jarang. Durian anggang sebagai tipe durian yang sangat jarang.

 

Walau rasanya tidak senikmati durian secara umum, tetapi kayu tanaman ini dapat digunakan sebagai bahan bangunan. Tanaman ini umumnya diketemukan di Kalimantan Utara.

 

Tetapi di wilayah aslinya itu jumlah durian anggang sedikit bahkan juga kurang dari 10 pohon. Penebangan rimba berlebihan mengakibatkan tanaman ini alami kelangkaan.

 

8. Acung Jangkung

 

Acung jangkung sebagai nama lain dari Amorphophallus decus-silvae Backer dan Alderw. Tanaman ini sebagai tanaman epidemik yang cuman berada di Jawa Barat dan Jawa tengah sisi barat. Komunitasnya makin turun hingga terhitung tanaman sangat jarang.

 

Diprediksikan tanaman dewasa di alam kurang dari 10.000. Umbi dari acung jangkung mempunyai potensi untuk sumber karbohidrat. Tetapi sayang, pindah peranan tempat yang masif terjadi membuat tanaman ini susah berkembang.

 

9. Rotan Batang

 

Calamus zollingeri Becc. atau yang mempunyai nama wilayah rotan tangkai sebagai tumbuhan sangat jarang di Indonesia yang statusnya darurat. Ini karena proses reproduksi rotan tangkai benar-benar terbatas. Eksplorasi yang terlalu berlebih membuat tanaman ini makin terancam.

 

10. Rutan

 

Tanaman ini dapat ditemui di Palembang dan Bangka Selatan. Persebarannya benar-benar terbatas, ditambah jumlahnya pindah peranan komunitas makin menambah tanaman ini sangat jarang. Di Bangka Selatan, tanaman ini umumnya digunakan buahnya untuk konsumsi. Semantara batangnya dipakai sebagai bahan kerajinan dan pembikinan furniture.

 

Itu 8 langkah gampang untuk mengingatkan tabel periodik kimia yang dibagi Gramedia. Selamat mempraktikkan.