Contoh RPP Sekolah Dasar

contoh rpp sekolah dasar
Contoh RPP SD (Sekolah Dasar) Beserta Contoh – Sebagai seorang guru, Anda perlu tahu cara membuat RPP sekolah dasar versi lama maupun dalam versi baru yang dibuat dalam 1 lembar. Sebab RPP menjadi kerangka atau rencana utama seorang guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar selama periode yang ditentukan.
Berbeda dengan silabus yang dibuat untuk satu tahun, RPP hanya dibuat untuk satu bab dalam satu mata pelajaran. Namun karena dalam kurikulum 2013 murid SD menggunakan sistem pelajaran tematik, maka RPP yang dibuat adalah untuk satu tema.
Nah untuk Anda yang belum tahu bagaimana cara membuat RPP SD K13 yang benar, mari kita belajar bersama dengan melihat susunan dan contohnya dalam artikel ini.

Cara Membuat Silabus dan RPP dengan 3 Langkah Mudah

Jenis-Jenis RPP Sekolah

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, saat ini ada 2 jenis RPP yang digunakan di sekolah-sekolah. Yaitu RPP lama untuk sekolah yang masih menggunakan kurikulum 2013 dan RPP 1 lembar untuk sekolah yang sudah menggunakan kurikulum 2013 revisi.
Walaupun sebenarnya sudah jarang ditemui sekolah yang masih menggunakan k13 lama, tetapi faktanya memang masih ada di beberapa sekolah di daerah pinggiran Indonesia. Sebab transisi dari kurikulum lama ke kurikulum baru memakan waktu yang cukup lama dan biaya yang besar
Oleh karena itu, berikut ini kami jelaskan apa saja perbedaan RPP sekolah dasar lama dan yang baru berdasarkan susunan dan kegunaanya.

Contoh RPP SD Lama

RPP untuk sekolah dasar kurikulum 2013 yang lama sebenarnya masih mengadaptasi dari kurikulum KTSP atau 2006. Dengan versi lama ini, guru harus menyusun serinci-rincinya tentang rencana pelaksanaan pembelajaran untuk bab atau tema yang ditentukan.
RPP lama ini bisa dibuat hingga 20 lembar dan proses pengerjaan hingga 4 hari. Karena didalamnya tersusun bagian-bagian seperti:
  1. Kompetensi Inti
  2. Kompetensi Dasar
  3. Indikator Pencapaian Kompetensi
  4. Tujuan Pembelajaran
  5. Materi Pembelajaran
  6. Kegiatan Pembelajaran
  7. Penilaian, Remedial dan Pengayaan
  8. Alat, Bahan, Media dan Sumber Belajar
Meskipun kebanyakan guru sudah memiliki format dan susunan RPP dari tahun-tahun sebelumnya, tetap hal ini tetap dirasa tidak efektif. Karena di kelas, keadaan yang terjadi tidak akan 100% seperti apa yang dituliskan di RPP.

RPP Sekolah Dasar 1 Lembar

contoh rpp sd 1 lembar
Karena menyadari ketidak efektifan dari RPP ini, pada awal tahun 2020 lalu Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia membuat versi revisi dari kurikulum 2013. Salah satu yang direvisi adalah tentang pembuatan RPP yang lebih sederhana.
Sesuai dengan namanya, RPP versi baru ini dibuat dalam 1 lembar dan berisikan komponen yang lebih sedikit. Di antaranya adalah:
Selain itu format dari RPP SD 1 lembar ini pun tidak sekaku versi lama. Tidak ada pembukaan yang panjang atau penggunaan format yang sudah ditentukan oleh Kemendikbud. Sehingga guru bisa mengembangkan sendiri RPP yang ingin mereka buat dan terapkan pada anak muridnya.
Karena seperti yang kita semua ketahui, semua murid punya indikator kompetensi yang berbeda-beda. Sedangkan dengan menggunakan RPP SD versi lama, banyak anak yang dianggap tidak mampu dalam memenuhi kompetensi dasar karena tidak menunjukan apa yang tertulis di susunan Indikator Pencapaian Kompetensi.
Keunggulan lainnya dari penggunaan RPP 1 lembar adalah guru tidak perlu menghabiskan waktu untuk menyusun RPP yang tebalnya bisa sampai 20 lembar hanya untuk 1 kali pertemuan. Dengan begitu Anda bisa lebih fokus dalam mengembangkan cara belajar yang kreatif dan efektif berdasarkan tipe murid masing-masing.

Susunan RPP Sekolah Dasar Lama

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, RPP SD K13 versi lama dibuat dalam 8 susunan. Berikut ini adalah penjelasan untuk tiap bagiannya.
1. Kompetensi Inti
Kompetensi inti adalah tujuan utama dilakukannya pembelajaran dalam satu hari yang bisa diterapkan oleh murid. Misalnya menerima dan menjalankan perintah agama yang dianut, berperilaku jujur dan lain sebagainya.
2. Kompetensi Dasar
Kompetensi dasar adalah tujuan diajarkannya mata pelajaran atau bab tertentu untuk murid dalam 1 kali pertemuan. Contohnya dapat menerangkan sistem pencernaan pada manusia, dapat memperagakan gerakan gaya kupu-kupu dalam kolam renang dan lain sebagainya.
3. Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran memuat proses dan hasil pembelajaran pada tiap siswa yang diharapkan oleh guru. Susunan ini hanya dibuat untuk RPP Tematik Terpadu.
4. Indikator Pencapaian Kompetensi
Berikutnya ada indikator pencapaian kompetensi atau tanda bahwa murid tertentu sudah memenuhi kompetensi yang dituliskan dalam susunan KD dan Ki. Contohnya seperti selalu memberi salam ketika bertemu guru, merumuskan cara membaca bilangan dari 1.000 hingga 100.000 dan lain-lain.
5. Materi Pembelajaran
Berikutnya ada materi pembelajaran, yaitu apa saja yang akan guru ajarkan kepada para siswanya. Materi pembelajaran ini bisa menggunakan sumber dari buku paket, media publik atau internet.
6. Kegiatan Pembelajaran
Masih berhubungan dengan materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran ini adalah bagaimana cara guru menjelaskan atau menerangkan materi yang sudah disiapkan kepada muridnya.
Umumnya kegiatan pembelajaran dibagi menjadi 3 bagian. Yaitu:
  1. Kegiatan pendahuluan
  2. Kegiatan inti
  3. Kegiatan Penutup
7. Penilaian, Pembelajaran Remedial, Pengayaan
Susunan ini juga akan dibagi menjadi 3 bagian. Yaitu:
  1. Teknik penilaian
  2. Instrumen penilaian
  3. Pembelajaran remedial dan pengayaan pembelajaran
8. Media, Alat, Bahan dan Sumber Belajar
Susunan terakhir dalam RPP sekolah dasar versi lama adalah penjabaran media, alat, bahan dan sumber belajar dalam kegiatan KBM. Dalam susunan ini Anda bisa menerangkan apa saja alat yang dibutuhkan untuk mendukung proses belajar mengajar serta sumber yang akan digunakan.
Perlu Anda ketahui pula, susunan RPP SD versi lama ini bersifat minimalis. Artinya tiap sekolah atau tiap guru berhak mengembangkan dan menambah komponen dalam RPP sesuai dengan apa yang diinginkan.